Dalam aplikasi industri, mur merupakan komponen penting untuk menghubungkan dan mengamankan komponen. DIN 934 dan ISO 4032 merupakan dua standar yang banyak digunakan untuk mur segi enam, dan keduanya memiliki perbedaan dalam persyaratan desain dan kinerja. Memahami perbedaan utama antara kedua standar ini sangat penting bagi teknisi dan profesional pengadaan saat memilih mur yang tepat. Berikut ini adalah perbedaan utama antara DIN 934 dan ISO 4032.
Apa itu Din 934?
DIN 934 adalah standar industri Jerman yang menetapkan dimensi, bentuk, dan sifat mekanis mur segi enam. Standar ini berlaku untuk berbagai jenis mur segi enam dan digunakan secara luas di bidang mekanik, konstruksi, dan bidang teknik lainnya.
Fitur Utama DIN 934:
- Ukuran: DIN 934 mendefinisikan mur heksagonal dengan diameter dan jarak ulir yang berbeda, biasanya berkisar dari M1,6 hingga M64.
- Membentuk: Standar tersebut menentukan bentuk luar mur segi enam, termasuk dimensi melintang dan tinggi.
- Sifat Mekanik: DIN 934 menyediakan berbagai tingkatan kekuatan untuk mur, seperti tingkatan 4, 5, 6, 8, 10, dan 12, yang masing-masing sesuai dengan kapasitas beban yang berbeda.
- Aplikasi: Mur DIN 934 umumnya digunakan sebagai pengencang bersama baut atau sekrup, cocok untuk menahan berbagai beban mekanis.
- Standar Pengujian: Untuk memastikan sifat mekanis mur sesuai, referensi harus dibuat pada standar DIN 267-4, yang merinci metode dan data pengujian.
DIN 934 merupakan standar teknik penting yang menyediakan spesifikasi terpadu untuk desain dan manufaktur, memastikan pertukaran dan keandalan mur.
Apa itu ISO 4032?
ISO 4032 adalah standar yang ditetapkan oleh Organisasi Internasional untuk Standardisasi (ISO) yang menentukan dimensi, bentuk, dan sifat mekanis mur heksagonal, yang berlaku untuk berbagai aplikasi industri.
Fitur Utama ISO 4032:
- Kisaran Ukuran: ISO 4032 mencakup mur heksagonal dengan rentang diameter dari M1,6 hingga M64.
- Membentuk: Standar tersebut menentukan bentuk luar mur, termasuk dimensi dan tinggi melintang, yang biasanya sama untuk ukuran hingga M4, dan sedikit lebih tinggi dari DIN 934 untuk ukuran yang lebih besar.
- Sifat Mekanik: ISO 4032 menetapkan tingkatan kekuatan yang berbeda untuk memastikan keandalan mur dalam kondisi beban.
- Benang Kasar: Bila menggunakan ISO 4032, tidak perlu menentukan pitch, karena semua mur memiliki ulir kasar. Untuk ulir halus, ISO 8673 harus menjadi acuan.
- Aplikasi: Mur ISO 4032 banyak digunakan dalam bidang mekanikal, konstruksi, dan bidang teknik lainnya, memastikan kesesuaian yang baik dengan baut atau sekrup.
ISO 4032 menyediakan standar terpadu untuk produksi dan penggunaan mur, memastikan konsistensi dan pertukaran produk, sehingga meningkatkan keamanan dan keandalan dalam aplikasi teknik.
Membandingkan DIN 934 dengan ISO 4032 (ISO 8673)
Perbedaan utama antara DIN 934 dan ISO 4032 adalah sebagai berikut:
| Fitur | Nomor 934 | Standar ISO 4032 |
| Asal Standar | standar Jerman | Standar internasional |
| Kisaran Ukuran | Berlaku untuk diameter di bawah M1.6 dan di atas M64 | Rentang dari M1.6 hingga M64 |
| Tinggi Mur | Tinggi sama sampai M4, lalu turunkan | Tingginya sama hingga M4, lalu sedikit lebih tinggi dari DIN 934 |
| Dimensi Lintas Datar (WAF) | Sama untuk semua diameter kecuali M10, 12, 14, dan 22 | Sama untuk semua diameter kecuali M10, 12, 14, dan 22 |
| Spesifikasi Lapangan | Memerlukan spesifikasi pitch | Tidak memerlukan spesifikasi pitch (semuanya adalah ulir kasar) |
| Standar Benang Halus | Tidak berlaku | Referensi ISO 8673 |
| Standar Kinerja Mekanik | DIN 267-4 | Standar ISO-898-2 |
Ringkasan
Perbedaan utama antara DIN 934 dan ISO 4032 adalah sebagai berikut:
- Sumber dan Jangkauan Aplikasi: DIN 934 adalah standar Jerman, sedangkan ISO 4032 adalah standar internasional, dengan rentang diameter berbeda yang dapat diterapkan.
- Dimensi Tinggi dan Datar: Ketinggian mur ISO 4032 sedikit lebih tinggi daripada DIN 934 untuk diameter tertentu, dan keduanya memiliki dimensi datar yang sama untuk diameter tertentu.
- Persyaratan Lapangan: DIN 934 memerlukan spesifikasi pitch, sedangkan mur ISO 4032 semuanya berulir kasar dan tidak memerlukan spesifikasi.
- Benang Halus dan Kinerja Mekanik: DIN 934 tidak berlaku untuk ulir halus, dengan standar kinerja mekanis DIN 267-4, sementara ISO 4032 merujuk ISO 898-2 sebagai standar kinerja mekanisnya.
Spesifikasi Ukuran: M1.6-M64
Bahan: Baja Karbon 6,8,10 / Baja Tahan Karat A2, A4
SSM menawarkan mur heksagonal DIN 934 (ISO 4032) yang cocok untuk berbagai aplikasi industri dan teknik. Mur ini mematuhi standar internasional dan Jerman, memastikan konsistensi dan keandalan dalam dimensi, bentuk, dan kinerja mekanis. Produk kami mencakup berbagai diameter dan tingkat kekuatan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dan banyak digunakan dalam bidang permesinan, konstruksi, dan teknik lainnya. Jangan ragu untuk menghubungi kami untuk informasi lebih lanjut dan spesifikasi khusus.
Informasi lebih lanjut tentang astm DIN 934(ISO 4032):


