Sebutan Alternatif untuk AISI 304
| Standar | Bahasa Indonesia | ID | KERIUHAN | AISI/SAE | PBB | JIS | GB (Tiongkok) | Sarjana | Bahasa Indonesia: AFNOR |
| Penamaan | X5CrNi18-10 | 1.4301 | X5CrNi18-10 | 304 | S30400 | SUS304 | 0Cr18Ni9 (lama) / 06Cr19Ni10 (baru) | 304S15, 58E | Z6CN18.09 |
Baja tahan karat AISI 304 (0Cr18Ni9/1.4301/SUS304) adalah paduan kromium-nikel seri 18-8 austenitik dengan ketahanan korosi yang sangat baik dalam lingkungan oksidasi dan kemampuan bentuk/kemampuan las yang baik. Struktur kubik berpusat muka tetap non-magnetik saat dianil tetapi dapat menjadi sedikit magnetis setelah pengerjaan dingin. Meskipun cocok untuk pemrosesan makanan, arsitektur, dan aplikasi medis, baja ini memiliki ketahanan klorida yang terbatas dibandingkan dengan baja tahan karat 316. Material ini menawarkan sifat mekanis yang baik (kekuatan tarik 515 MPa, perpanjangan 40%) dan dapat digunakan dari suhu kriogenik hingga 425°C dalam jangka panjang. Masalah umum seperti korosi intergranular dapat dikurangi menggunakan 304L karbon rendah atau anil larutan. Tersedia dalam berbagai lapisan permukaan (2B, BA, No.4), baja ini merupakan jenis baja tahan karat yang paling banyak digunakan di dunia untuk keperluan umum.
Klasifikasi Dasar dan Struktur Kristal AISI 304
- Jenis: Baja tahan karat austenitik (bagian dari seri 18-8 – 18% Cr, 8% Ni).
- Struktur Kristal: Struktur Face-Centered Cubic (FCC), memberikan ketangguhan dan keuletan yang sangat baik dari suhu rendah hingga tinggi.
- Struktur mikro: Setelah pemanasan larutan, strukturnya terdiri dari fase austenitik tunggal dan bersifat non-magnetik (dapat menjadi sedikit magnetik setelah pengerjaan dingin).
Komposisi Kimia AISI 304
| Elemen | Kromium (Cr) | Nikel (Ni) | Karbon (C) | Mangan (Mn) | Silikon (Si) | Fosfor (P) | Belerang (S) | Besi (Fe) |
| Jangkauan % (Berat) | 18,0–20,0 | 8.0–10.5 | ≤0,08 | ≤2,0 | ≤1,0 | ≤0,045 | ≤0,03 | Keseimbangan |
Sifat Mekanik AISI 304
| Milik | Kekuatan Tarik | Kekuatan Hasil (0,2%) | Pemanjangan | Kekerasan (Brinell) | Kekerasan (Rockwell) |
| Nilai (Kondisi Anil) | 515 MPa (menit) | 205 MPa (menit) | 40% (menit) | 201 HB (maks) | 92 HRB (maks) |
Sifat Fisik AISI 304
| Milik | Kepadatan | Titik lebur | Konduktivitas Termal | Resistivitas Listrik | Permeabilitas Magnetik |
| Nilai | 8,0 gram/cm³ | Suhu 1400–1450°C | 16,2 W/m·K (pada suhu 100°C) | 0,72 mikron | ~1,02 (non-magnetik) |
Applications & Products
- Industri Makanan: Wastafel dapur, peralatan makan, tangki penyeduh.
- Arsitektur: Panel dekoratif, pegangan tangan, flensa, pengencang.
- Medis: Instrumen bedah, peralatan rumah sakit.
- Kimia: Tangki penyimpanan, perpipaan (untuk bahan kimia ringan).
- Otomotif: Sistem pembuangan, komponen trim.
- Rumah tangga: Peralatan (kulkas, mesin pencuci piring).
Gambaran Umum Karakteristik Material AISI 304
Ketahanan Korosi:
- Sangat baik dalam lingkungan pengoksidasi (misalnya, atmosfer, air tawar, asam nitrat).
- Ketahanan yang baik terhadap asam organik (misalnya, asam asetat, asam laktat) dan media alkali lemah.
- Keterbatasan: Rentan terhadap korosi dan retak tegangan (SCC) di lingkungan klorida (Cl⁻) (misalnya, air laut, semprotan garam). Dalam kasus seperti itu, baja tahan karat 316 yang mengandung molibdenum direkomendasikan.
Kemungkinan untuk dilaksanakan:
- Pengerjaan Dingin: Dapat dibentuk melalui penggulungan dingin, pencetakan, penarikan dalam, dan lain sebagainya, namun memiliki tingkat pengerasan kerja yang tinggi (mungkin diperlukan pemanasan menengah).
- Pengerjaan Panas: Kisaran suhu pembentukan panas adalah 900–1200°C. Hindari paparan suhu 425–860°C dalam waktu lama untuk mencegah presipitasi kromium karbida dan korosi intergranular.
- Kemampuan Las: Kemampuan las yang baik; metode konvensional (TIG, MIG, pengelasan busur) dapat digunakan. Perlakuan panas pasca-pengelasan tidak diperlukan, tetapi masukan panas harus dikontrol untuk menghindari korosi intergranular.
Perlakuan Panas:
- Anil Larutan: Panaskan hingga 1010–1120°C diikuti dengan pendinginan cepat (pendinginan air) untuk melarutkan karbida kromium dan memulihkan ketahanan terhadap korosi.
- Anil Penghilang Stres: Panaskan pada suhu 300–450°C untuk menghilangkan stres pengerjaan dingin (tidak memengaruhi ketahanan korosi).
Perawatan dan Pembersihan Permukaan
- Permukaan Akhir: Jenis finishing yang umum termasuk 2B (digulung dingin + dianil + diasamkan), BA (anil cerah), dan No.4 (disikat), cocok untuk berbagai kebutuhan dekoratif atau fungsional.
- Pasivasi: Meningkatkan kepadatan lapisan oksida kromium permukaan (Cr₂O₃) menggunakan asam nitrat atau sitrat, meningkatkan ketahanan terhadap korosi.
- Metode Pembersihan: Hindari pembersih yang mengandung klorin (misalnya, pemutih). Deterjen netral atau tisu alkohol direkomendasikan.
Kemampuan Beradaptasi Lingkungan
Kinerja Suhu Rendah: Mempertahankan ketangguhan bahkan pada suhu nitrogen cair (-196°C), membuatnya cocok untuk peralatan kriogenik (misalnya, tangki nitrogen cair).
Kinerja Suhu Tinggi:
- Batas penggunaan jangka pendek: 870°C (lingkungan pengoksidasi).
- Batas penggunaan jangka panjang: 425°C (suhu yang lebih tinggi dapat menyebabkan sensitisasi akibat presipitasi kromium karbida).
Perbandingan AISI 304 dengan Baja Tahan Karat Lainnya
| Milik | 304 (0Cr18Ni9) | 316 (0Cr17Ni12Mo2) | 430 (1Kr17) |
| Paduan Primer | Cr-Ni | Cr-Ni-Mo | Cr (Feritik) |
| Tahan Klorida | Sedang | Sangat baik (karena Mo) | Miskin |
| Daya tarik | Biasanya tidak ada (sedikit setelah pekerjaan dingin) | Biasanya tidak ada | Ya |
| Biaya | Rendah | Lebih tinggi | Terendah |
Masalah Umum dan Solusinya
Korosi Intergranular: Presipitasi karbida kromium (Cr₂₃C₆) pada batas butir setelah pengelasan atau paparan suhu tinggi, menyebabkan terbentuknya zona kekurangan kromium.
- Solusi: Gunakan versi rendah karbon (304L, C ≤ 0,03%) atau lakukan anil larutan.
Korosi Pitting: Perforasi terlokalisasi pada lingkungan klorida.
- Solusi: Beralihlah ke baja tahan karat 316 atau tingkatkan pasivasi permukaan.
Pemasok Produk Baja Tahan Karat AISI 304 Premium | Pengadaan Satu Atap untuk Flensa/Sambungan Pipa/Tabung/Pengencang/Pelat/Batang
Sebagai pemasok material baja tahan karat profesional, SSM menyediakan rangkaian lengkap produk industri AISI 304 (0Cr18Ni9/1.4301), termasuk:
✅ Flensa/Sambungan Pipa – Sesuai dengan standar ANSI/ASME/DIN
✅ Tabung/Pelat – Berbagai spesifikasi (SCH10S-XXS) tersedia
✅ Pengencang/Batang – Tersedia dalam proses pemesinan/penempaan
✨ Keunggulan Produk:
• Terbuat dari baja tahan karat asli 304 (komposisi standar: Cr18%-Ni8%)
• Tersertifikasi sistem mutu ISO 9001
• Mendukung produksi khusus (pemotongan laser/pemesinan presisi)
📞 Dapatkan Penawaran Hari Ini: Tim teknis kami dapat menyediakan Sertifikat Uji Material (MTC), perbandingan parameter teknis, dan solusi aplikasi.
Informasi lebih lanjut:


